Hukum Memindahkan Al Qur’an Wakaf di Satu Masjid ke Masjid Lainnya

Pertanyaan:

Suatu hari, kami dapati, salah seorang pemilik masjid-masjid kecil membawa tujuh mushaf terbitan Majma’ Al Malik Fahd li Thiba’ah Al Mushaf Asy Syarif. Sebagiannya dicetak atas tanggungan salah seorang dermawan yang itu dihitung sebagai wakaf. Ketika kami tanyakan kepadanya tentang itu, ia menjawab bahwa dirinya ingin berbuat baik dengan cara memindahkan mushaf-mushaf itu ke masjid besar di kota lain karena di sana tidak ada mushaf dan lebih banyak yang shalat. Bagaimana hukum perbuatan tersebut, wahai yang mulia syaikh?

Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullahu ta’ala menjawab:

Jika memang masjid kecil itu sudah cukup dari mushaf-mushaf yang ada di dalamnya, maka tidak mengapa memindahkan apa yang tidak dibutuhkan di masjid itu ke masjid lain yang lebih membutuhkannya. Sebab maksud dari itu semua adalah dimanfaatkannya mushaf-mushaf tersebut oleh orang-orang yang shalat. Tetapi untuk kehati-hatian, meminta izin dulu kepada imam masjidnya, karena ia yang lebih tahu kebutuhan masjid itu.

Dan Allah-lah yang memberikan taufik.

Rujukan: Rujukan: Muhammad bin Sa’ad Asy Syuwai’ir. Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah: Ta’lif Al Faqir ila ‘Afwi Rabbihi ‘Abdil Aziz bin Abdillah bin Abdirrahman bin Baz: Juz XX. Riyadh: Idarah Al Buhuts Al ‘Ilmiyyah – Idarah Majallah Al Buhuts Al Islamiyyah. 1423H/2003M, halaman 15.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Selasa, 3 Maret 2015/12 Jumadil Awal 1436H

Print Friendly