Jamaah Dulu di Masjid, Baru Makan Malam

Dalam kitab Al Mulakhkhash Al Fiqhi, Syaikh Shalih bin Abdillah Al Fauzan hafizhahullahu ta’ala mengatakan,

“Ada perkara yang wajib untuk diperhatikan. Sebagian orang terkadang duduk di depan hidangan buka, kemudian makan malam dan meninggalkan shalat Maghrib bersama jamaah di masjid. Maka, ia pun melakukan kesalahan yang sangat besar. Yaitu, tertinggal dari shalat berjamaah di masjid dan terluputkan untuknya pahala yang sangat besar. Menjerumuskan diri ke dalam siksa. Yang disyariatkan bagi yang shaum, hendaknya ia berbuka dulu. Lalu, ia pergi shalat [jamaah di masjid]. Setelah itu, [baru] ia makan malam.”

RUJUKAN: Syaikh Shalih bin Abdillah Al Fauzan. Al Mulakhkhash Al Fiqhi. Kairo: Mu-assasah Ash Shahabah li Thab’i wa An Nasyr wa At Tauzi’. Tth, halaman 238.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Minggu,28 Juni 2015/11 Ramadhan 1436H

Print Friendly