Karena Azannya Meragukan, Makannya Terus

Pertanyaan:

Apakah boleh terus santap sahur, sedangkan muazzin telah mengumandangkan azan, atau berhenti?

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullahu ta’ala menjawab:

Ini mesti dirinci. Jika muazzin azan untuk masuknya shalat Subuh, dan engkau tahu itu azan Subuh, maka wajib bagimu untuk berhenti dan menahan diri, karena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَا يَمْنَعُنَّكُمْ أَذَانُ بِلاَلٍ مِنْ سُحُوْرِكُمْ ، فَإِنَّهُ يُؤَذِّنُ مِنْ لَيْلٍ ، فَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتَّى يُنَادِي ابْنُ أُمِّ مَكْتُوْمٍ

“Jangan hentikan sahur-sahur kalian karena azan Bilal. Sebab ia azan ketika masih malam.[1] Maka, makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan azan.[2]”

Dan yang [menjadi] dasar dalam hal ini adalah firman Allah ta’ala,

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْر

“Makan dan minumlah kalian sampai jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam. Yaitu fajar.” (QS. Al Baqarah: 187)

Jika ia tahu bahwa fajar terbit, meskipun tidak ada yang azan, sebagaimana di gurun atau semisalnya, maka ketika melihat fajar hendaknya ia berhenti, meskipun tidak mendengar azan. Adapun jika muazzin azan terlalu cepat atau azannya meragukan–apakah bertepatan dengan Subuh atau tidak, maka hendaknya ia makan dan minum sampai jelas baginya terbitnya fajar, baik itu dengan hitungan-hitungan waktu yang diketahui yang ditetapkan sebagai terbitnya fajar ataupun dengan azan yang bisa dipercaya yang diketahui bahwa muazzinnya azan tepat waktu fajar.

Karena itu, boleh baginya untuk makan di waktu azan tersebut. Ia makan dan minum atau makan dan minum apa yang ada di tangannya. Sebab azannya tidak tepat dengan masuknya waktu fajar atau masih meragukan.

Rujukan: Al Majmu’ (15/282)

[1] Maksudnya, azan pertama yang biasa dikumandangkan beberapa puluh menit sebelum azan Subuh yang menandai masuknya waktu fajar (penerj.)

[2] Azan Subuh atau azan masuknya waktu fajar dan shalat Subuh (penerj.)

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Selasa,23 Juni 2015/6 Ramadhan 1436H

Print Friendly