Langkah-Langkah Strategis Pertama yang Dilakukan Rasulullah setelah Tiba di Madinah

Setelah membangun masjid, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat langkah-langkah strategis untuk membangun masyarakat di kota Madinah. Tentang ini, Ibnu Katsir rahimahullahu ta’ala mengatakan,

Rasulullah mengadakan perjanjian dengan orang-orang Yahudi yang ada di Madinah. Untuk itu, ditulislah lembaran kesepakatan.

Dan masuk ke dalam Islam ulama Yahudi, Abdullah bin Sallam radhiyallahu ‘anhu. Sementara kebanyakan Yahudi masih terus kafir. Mereka waktu itu terdiri dari tiga kabilah: Bani Qainuqa’, Bani Nadhir, dan Bani Quraizhah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian mempersaudarakan antara Muhajirin dan Anshar. Karena hubungan persaudaraan itu, mereka pun saling mewarisi di awal-awal Islam—pewarisan yang lebih didahulukan daripada kekerabatan.

Allah subhanahu wa ta’ala juga menurunkan syariat zakat pada waktu itu sebagai bentuk kasih-sayang terhadap para fakir dari kalangan Muhajirin. Seperti inilah yang disebutkan oleh Ibnu Hazm terkait kejadian di tahun itu. Sebagian hafizh dari kalangan ulama hadits mengatakan, “Sesungguhnya, Ibnu Hazm tidak mengetahui kapan disyariatkannya zakat.”

Sumber: Abul Fida’ Ismail bin Umar bin Katsir. Al Fushul fi Sirah Ar Rasul: Juz I (Cet. III). Kuwait: Ghuras. 1430H/2009M, halaman 81.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Jumat,27 November 2015/14 Safar 1437H

Print Friendly