Pakaian Terkena Pipis Bayi ketika Berada di Pesawat, sedangkan Koper Ada di Bagasi

Pertanyaan:

Dalam sebuah perjalanan menggunakan pesawat, seorang wanita terkena najis dari bayinya di pakaian dan tidak mungkin baginya untuk menggantinya. Sebab, pakaiannya berada di bagasi pesawat. Maka, apakah ia shalat, sedangkan pakaiannya terkena najis? Atau, ia bersabar sampai pesawat mendarat, ia ganti pakaiannya dan ia shalat? Perlu diketahui, ia tidak akan landing, kecuali setelah keluar waktu shalat tersebut.

Jawaban:

Hendaklah ia shalat di waktunya, meskipun pakaiannya terkena najis. Sebab keadaannya itu diberi keringanan [oleh syariat] dengan tiadanya kesanggupan baginya untuk mencuci atau mengganti [pakaiannya]. Dan tidak ada kewajiban baginya untuk mengulangi shalatnya, karena Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ

“Maka, bertakwalah kepada Allah semaksimal kemampuan kalian.” (QS. At Taghabun: 16)

Juga sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَأْتُوْا مِنْهُ مَا اْستَطَعْتُمْ وَ مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوْهُ

“Jika kuperintahkan kalian mengerjakan sesuatu, maka tunaikan semaksimal kemampuan kalian. Dan apa-apa yang kularang kalian untuk mengerjakannya, maka jauhilah.”

Hadits di atas diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim.

وبالله التوفيق وصلّى الله على نبينا محمّد وآله وصحبه وسلّم

KOMITE TETAP KAJIAN ILMIAH DAN FATWA

Ketua              : Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

Wakil Ketua     : Syaikh Abdurrazzaq ‘Afifi

Rujukan: Fatawa lil Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al Ilmiyyah wa Al Ifta’: Juz VII (Cet. II), Riyadh: Maktabah Al ‘Ubaikan, 1421H/2000M, halaman 338-339.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Minggu, 6 Maret 2016/26 Jumadil Awal 1437H

Print Friendly