Sikap Ihsan dalam Mengibadahi Allah subhanahu wa ta’ala

Pertanyaan:

Apa yang dimaksud dengan ihsan dalam beribadah?

Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullahu ta’ala menjawab:

Ihsan adalah merasa diawasi oleh Allah dalam beribadah. Allah ta’ala berfirman,

الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

“…yang melihatmu ketika berdiri shalat dan perubahan gerak tubuhmu di antara orang-orang yang sujud.” (QS. Asy Syu’ara’: 218-219)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الإِحْسَانُ أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala seolah-olah engkau melihatNya. Jika engkau tidak bisa melihatNya, maka Dia yang melihatmu.”

RUJUKAN: Rujukan: Muhammad bin Jamil Zainu. Hudz ‘Aqidatak min Al Kitab wa As Sunnah Ash Shahihah, halaman 5.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Selasa,17 Maret 2015/26 Jumadil Awal 1436H

Print Friendly