Yang Pertama Kali Mengadakan Kesyirikan di tengah Kaum Muslimin: SYIAH!

Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh rahimahullahu ta’ala, penyusun kitab Fathul Majid Syarh Kitab At Tauhid, pernah mengatakan,

Dan yang pertama kali mengada-adakan kesyirikan di tengah umat ini adalah kelompok Syiah. Sebab mereka meyakini adanya ketuhanan pada diri Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Ali pun menggali parit-parit, mengisinya dengan kayu-kayu bakar, menyalakan api padanya, dan melemparkan mereka ke dalamnya.

Di antara kelompok Syiah, terdapat kelompok Zaidiyah yang mereka ada di Shan’a dan Yaman. Mereka memiliki kebidahan-kebidahan. Akan tetapi, mereka mengambil sebagian pendapat ahlus sunnah dan membaca kitab-kitab ahlus sunnah. Di tengah-tengah Zaidiyah, ada yang condong kepada pendapat ahlus sunnah. Di tengah-tengah mereka, ada yang merujuk kepada ahlus sunnah.

Adapun orang-orang Syiah yang ada di timur, maka tidaklah saya ketahui pada mereka ada yang berpendapat dengan pendapat ahlus sunnah. Mereka itulah yang pertama kali mengadakan kebidahan membangun masjid di atas kuburan ahlul bait—sebagaimana yang telah disebutkan—ketika Bani Buwaihi mendapatkan kekuasaan di wilayah timur pemerintahan Bani Abbas. Ketika Al Mutawakkil menjadi khalifah, beliau memerintahkan agar masjid yang dibangun di atas kuburan Husein radhiyallahu ‘anhu diratakan. Dan ini karena keberadaan Imam Ahmad dan ahlul hadits, sehingga mereka memandang tindakan Al Mutawakkil itu sebagai kebaikan. Sebab para ulama memfatwakan seperti itu.

Demikian itulah yang masyhur tentang Syiah Rafidhah dan itulah yang diketahui kaum muslimin tentang mereka. Kita memohon kepada Allah ta’ala keselamatan, pengampunan, dan perlindungan di dunia dan akhirat.

Sumber: “Fatawa lisy Syaikh Abdurrahman bin Hasan”, dalam Abdul Ilah bin Utsman Asy Syayi’ (Ed). Mulakhkhash Minhaj As Sunnah li Abil ‘Abbas Ibnu Taimiyah rahimahullahu ta’ala: Talkhish Asy Syaikh Al ‘Allamah Abdurrahman bin Hasan bin Muhammad bin Abdil Wahhab. Riyadh: Maktabah Ar Rasyid. 1423H/2002M, halaman 153-154.

———-
Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Kamis,29 Oktober 2015/15 Muharram 1437H

Print Friendly