Dua Kalimat Zikir yang Ringan di Mulut tetapi Berat di Timbangan Amal

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Dua kalimat yang disukai oleh Ar Rahman, ringan di lidah, berat di Mizan [timbangan amal di akhirat]: سُبْحَانَ اللهِ وَ بِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ Maha suci Allah dan segala puji untukNya, maha suci Allah yang maha agung’.” (HR. Al Bukhari nomor 7563)   RUJUKAN: Muhammad bin Ismail bin Ibrahim Al Bukhari. Shahih Al Bukhari. Beirut: Dar Ibn Katsir. 1423H/2002M, halaman 1869. ———- Sumber: DakwahIslam.Net – www.dakwahislam.net – Sabtu,11 April 2015/21 Jumadil Akhir 1436H… ...[Baca selengkapnya]..........

DOA SETELAH AZAN

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ النِّدَاءَ اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ ‘Siapa yang ketika mendengar azan mengucapkan, اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ YA, ALLAH, SANG PEMILIK PANGGILAN SEMPURNA INI DAN SHALAT YANG AKAN DITEGAKKAN, BERIKANLAH KEPADA MUHAMMAD WASILAH [TEMPAT DI SURGA] DAN KEUTAMAAN SERTA BERIKAN KEPADA BELIAU KEDUDUKAN YANG TERPUJI YANG TELAH ENGKAU JANJIKAN, maka halal untuknya syafaatku pada hari kiamat… ...[Baca selengkapnya]..........

Sayyid Istighfar dan Keutamaan Mengucapkannya

Syaikh Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin Al ‘Abbad Al Badr hafizhahullahu ta’ala pernah menulis: Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda, سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ تَقُولَ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ قَالَ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ… ...[Baca selengkapnya]..........

Keutamaan Shalawat, dan 8 lafadz shalawat yg diajarkan Rasulullah..

Inilah Lafadz Shalawat Yang Diajarkan Oleh Rasulullah, Jangan Bershalawat Dengan Shalawat Buatan Manusia Sehebat Apapun Tokoh Tersebut عن أنس بن مالك قال:قال رسول الله : «مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً ، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ» رواه النسائي وأحمد وغيرهما وهو حديث صحيح. Dari Anas bin malik radhiallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)” [SHAHIH. Hadits Riwayat An-Nasa’i (no. 1297),… ...[Baca selengkapnya]..........

Bolehkah Menambahkan Kata SAYYIDINA Dalam Bacaan Tasyahud Saat Shalat?

Kata “Sayyidina” dalam shalawat ketika Tahiyat Pertanyaan: Apa hukumnya menambahkan kata “sayyidina” dalam salawat pas tahiyat saat shalat? Ridwan (**oneabout@***.co.id) Jawaban: Bismillah. Tambahan ‘sayyidina’ pada shalawat Bismillah was shalatu was salamu ‘alaa Rasulillah Pertama, Kita sepakat bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia terbaik, kekasih Tuhan semesta alam, yang akan menempati maqam mahmud, nabi yang menebarkan rahmah, rasul hidayah, junjungan kita, penghulu kita. Kita sepakat, Beliaulah sayyiduna (pemimpin kita). Semoga Allah memberikan shalawat kepada beliau. Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri menegaskan bahwa beliau adalah sayyid seluruh manusia. Beliau bersabda: أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَومَ القِيَامَةِ… ...[Baca selengkapnya]..........

Apa Hanya Doa yang Mesti Diucapkan setelah Azan?

Dari Abdullah bin Amr bin Al Ash radhiyallahu ‘anhu, ia pernah mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا ثُمَّ سَلُوا اللَّهَ لِيَ الْوَسِيلَةَ فَإِنَّهَا مَنْزِلَةٌ فِي الْجَنَّةِ لاَ تَنْبَغِي إِلاَّ لِعَبْدٍ مِنْ عِبَادِ اللَّهِ وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَنَا هُوَ فَمَنْ سَأَلَ لِيَ الْوَسِيلَةَ حَلَّتْ لَهُ الشَّفَاعَة “Apabila kalian mendengar muazzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan muazzin. Lalu, ber-shalawat-lah kepadaku. Sebab, siapa saja yang ber-shalawat kepadaku satu kali, Allah akan ber-shalawat kepadanya sepuluh kali. Setelah itu, mintalah kepada Allah untukku… ...[Baca selengkapnya]..........

Keutamaan Istighfar dan Nama-Nama Allah dalam Doa

Syaikh Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin Al ‘Abbad Al Badr hafizhahullahu ta’ala pernah menulis, Allah jalla wa ‘ala menyukai istighfar dan orang-orang yang ber-istighfar. Dan termasuk dari nama-namaNya jalla wa ‘ala yang paling baik adalah Al ‘Afuwwu, Al Ghafur, dan Al Ghaffar. Allah jalla wa ‘ala menyukai dari kita berdoa dengan nama-namaNya dan mengibadahiNya dengan apa-apa yang dituntut dalam nama-namaNya, sebagaimana Allah firmankan, وَلِلّهِ الأَسْمَاء الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا “Dan milik Allah-lah nama-nama yang paling baik. Maka, berdoalah kalian kepadaNya dengan nama-namaNya.” (QS. Al A’raf: 180)   Juga, sebagaimana hadits yang dikeluarkan di dalam Ash Shahihain dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Nabi… ...[Baca selengkapnya]..........

Doa Istiftah yang Biasa Dibaca Rasulullah ketika Shalat Malam dan Tarawih

Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika shalat malam membuka shalatnya dengan membaca, اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ , وَمِيكَائِيلَ , وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ , عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُون ,َّ اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ , إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ “Ya Allah, Rabbnya Jibril, Mika-il dan Israfil, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui perkara gaib dan perkara yang tampak, Engkaulah yang menghukumi perkara yang diperselisihkan di antara hamba-hambaMu. Tunjukilah aku al haq pada apa yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya, Engkau memberi petunjuk ke jalan yang lurus siapa saja yang Engkau kehendaki.”… ...[Baca selengkapnya]..........

Doa yang Paling Sering Diucapkan Rasulullah

Qatadah bin Da’amah As Sadusi pernah bertanya kepada Anas bin Malik rahimahullah, “Doa apa yang paling sering diucapkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Anas menjawab, “Doa yang paling sering diucapkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah: للَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ YA, ALLAH, BERIKANLAH KEPADA KAMI KEBAIKAN DI DUNIA DAN KEBAIKAN DI AKHIRAT SERTA JAUHKANLAH KAMI DARI AZAB NERAKA’.” Dan adalah Anas, jika diminta mendoakan, berdoa dengan doa itu. Jika hendak berdoa, di dalamnya berdoa dengan doa itu.” RUJUKAN: Muslim bin Hajjaj Al Qusyairi An Naisaburi. Shahih Muslim al Musamma Al Musnad Ash Shahih… ...[Baca selengkapnya]..........

Doa yang Dibaca ketika Sujud Sahwi dan Sujud Tilawah

Pertanyaan: Apa yang dibaca seseorang ketika sujud sahwi dan sujud tilawah? Jawaban: Yang ia baca di dalam sujud sahwi dan sujud tilawah adalah apa yang ia baca ketika sujud dalam shalat. Di antaranya adalah doa, سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى “Maha suci Rabbku yang maha tinggi.” Diulang tiga kali atau lebih. Dan yang wajib hanya satu kali. Boleh juga untuk membaca di dalam dua sujud itu, اللّٰهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَلَكَ أَسْلَمْتُ . اللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ ذَنْبِيْ كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَأَخِرَهُ وَعَلاَنِيَّتَهُ وَسِرَّهُ . سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ “Ya, Allah, untukMulah aku bersujud. Hanya kepadaMulah aku beriman. Dan hanya… ...[Baca selengkapnya]..........

Tidak Hanya Doa Anak Shalih Yang Bermanfaat Bagi Orangtuanya, Tapi Amalan Shalih Anak Juga Bermanfaat, Tidak Harus Dihadiahkan

Doa Anak yang Shalih, Apakah Harus Anak Kandung? na ada anggapan anak shalih itu bukan harus anak sendiri/kandung. Bagaimana dengan orang yang tidak punya anak? Mohon penjelasannya. Syukran, jazahkallahu khairan Dari: Sofyan Jawaban: Memang benar ada sebuah hadis yang menerangkan tentang keutamaan doa anak yang shalih. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ “Jika manusia itu mati, maka akan putus amalannya kecuali dari tiga perkara: [1] sedekah jariyah, [2] ilmu yang diambil manfaatnya, [3] anak sholih… ...[Baca selengkapnya]..........

Apa Zikir yang Kita Baca setelah Kita Selesai Mengerjakan Shalat Witir?

Pertanyaan: Apakah ada doa istiftah untuk shalat malam dan doa apa itu? Apa yang harus diucapkan seseorang setelah selesai shalat witir? Jawaban: [1] Betul, ada beberapa doa dalam istiftah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat malam. Dan di antaranya adalah apa yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab shahih beliau [Shahih Muslim] dari Aisyah radhiyallahu ‘anha. Beliau berkata, “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang membuka shalat malam dengan membaca doa istiftah, اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ، فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ، اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإذْنِكَ، إِنَّكَ… ...[Baca selengkapnya]..........