Sedang Berpuasa, Lalu Mimpi Basah, Apakah Membatalkan Puasanya?

Mimpi Basah Ketika Puasa Ada sebuah pertanyaan yang diajukan pada Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah, “Jika orang yang berpuasa mimpi basah di siang hari bulan Ramadhan, apakah puasanya batal? Apakah dia wajib untuk bersegera untuk mandi wajib?”   Beliau rahimahullah menjawab, “Mimpi basah tidak membatalkan puasa karena mimpi basah dilakukan bukan atas pilihan orang yang berpuasa. Ia punya keharusan untuk mandi wajib (mandi junub) jika ia melihat yang basah adalah air mani. Jika ia mimpi basah setelah shalat shubuh dan ia mengakhirkan mandi junub sampai waktu zhuhur, maka itu tidak mengapa. Begitu pula jika ia berhubungan intim dengan… ...[Baca selengkapnya]..........

Sedang Makan Sahur,Lalu Terdengar Adzan Shubuh, Apa Yang Kita Lakukan? Habiskan Makanan Yang Tersisa.. Bukan Langsung Berhenti Makan

Dekat-Dekat Adzan Waktu Terbaik Makan Sahur dan Bid’ah Waktu Imsak Sebagian kaum muslimin salah memahami mengenai waktu makan sahur dan juga sudah mengendap kuat pemahaman yang keliru yaitu bid’ah waktu imsak , di mana ketika waktu imsak sudah tiba maka orang yang berpuasa Manahan diri dari makan dan minum sebagai bentuk kehati-hatian. Yang benar, justru sebaliknya, yaitu waktu-waktu ketika imsak menurut mereka adalah waktu yang terbaik untuk makan sahur. Berikut pembahasannya Waktu makan sahur Waktu makan sahur adalah adzan pertama  (munculnya fajar kadzib, belum masuk waktu shalat subuh) sampai adzan kedua (munculnya fajar shadiq, sudah masuk waktu shalat subuh). Di… ...[Baca selengkapnya]..........

Awal Puasa / Hari Raya Berbeda ? Muslim Wajib Mengikuti Pemerintah , bukan mengikuti ORMAS, wajib mengikuti anjuran nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam..

Taat kepada pemerintah dalam perkara kebaikan.Inilah salah satu prinsip agama yang kini telah banyak dilupakan dan ditinggalkan umat. Yang kini banyak dilakukan justru berupaya mencari keburukan pemerintah sebanyak-banyaknya untuk kemudian disebarkan ke masyarakat. Akibat buruk dari ditinggalkannya prinsip ini sudah banyak kita rasakan. Satu diantaranya adalahmunculnya perpecahan di kalangan umat Islam saat menentukan awal Ramadhan atau Hari Raya. Bulan suci Ramadhan merupakan bulan istimewa bagi umat Islam. Hari-harinya diliputi suasana ibadah; shaum, shalat tarawih, bacaan Al-Qur`an, dan sebagainya. Sebuah fenomena yang tak didapati di bulan-bulan selainnya. Tak ayal, bila kedatangannya menjadi dambaan, dan kepergiannya meninggalkan kesan yang mendalam. Tak kalah… ...[Baca selengkapnya]..........

Sudah Masuk Waktu Shubuh, Eh Masih Junub, Gimana Dong?

Junub di Waktu Subuh Bulan Ramadan Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum, Ustadz. Jam berapakah/berapa menitkah sebelum imsak (kita boleh berada dalam keadaan) junub? Apakah sebelum sahur kita diwajibkan mandi junub? Syahrial Samosir (**samosir@yahoo.***) Jawaban: Wa’alaikumussalam warahmatullah. Suci dari hadas besar bukan termasuk syarat sah puasa. Karena itu, ketika seseorang mengalami junub di malam hari, baik karena mimpi basah atau sehabis melakukan hubungan badan, kemudian sampai masuk waktu subuh dia belum mandi wajib, puasanya tetap sah. Dalilnya: Dari Aisyah dan Ummu Salamah radhiallahu ‘anhuma; mereka menceritakan, كَانَ يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ أَهْلِهِ ، ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُومُ “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki… ...[Baca selengkapnya]..........

Amalan Yang Tidak Diajarkan Rasulullah Di Bulan Ramadhan, Apa Saja?

Bid’ah-Bid’ah di Bulan Ramadhan Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia, hanya saja sebagaimana ibadah-ibadah lainnya, ia telah tercampuri oleh beberapa ritual bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam agama. Berikut ini kami sampaikan beberapa bid’ah yang biasa dilakukan oleh kebanyakan manusia. Semoga Allah menyelamatkan darinya. Di antaranya adalah hal-hal sebagai berikut: 1. Melafadzkan Niat Puasa Di Malam Hari Tidak diragukan lagi bahwa niat merupatkan syarat sahnya ibadah dengan kesepakatan ulama. Hanya saja perlu diketahui bahwa niat tempatnya adalah di dalam hati, barangsiapa yang terlintas di dalam hatinya bahwa dia besk akan puasa maka sudah berarti dia telah berniat. Adapun melafadzkan… ...[Baca selengkapnya]..........

Amalan Sunnah Yang Rasul Belum Sempat Melakukannya, Tapi Ada Perintahnya, Puasa Tanggal 9 Muharram

Keutamaan Puasa di Bulan Muharram Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu) adalah shalat malam.“[1]. Hadits yang mulia ini menunjukkan dianjurkannya berpuasa pada bulan Muharram, bahkan puasa di bulan ini lebih utama dibandingkan bulan-bulan lainnya, setelah bulan Ramadhan[2]. Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini: Puasa yang paling utama dilakukan pada bulan Muharram adalah puasa… ...[Baca selengkapnya]..........

Puasa Asyura, Keutamaan dan Manfaatnya,.

BIG SALE YEARLY, Oleh: Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah, M.A Akhi/Ukhti … Afwan (maaf) banget niih Mau numpang iklan… BIG SALE NIKMATI DISCOUNT BESAR-BESARAN GEBYAR HADIAH DISCOUNT SAMPAI 80 PERSEN Tapi afwan yaa.. Bukan di Matahari Bukan Carrefour Bukan di pusat perbelanjaan Tapi di DIRIMU SENDIRI Kitakan sering banget berbuat dosa Tapi kalau dibilang sering sih, ga juga Kalau suka berbuat dosa, kayaknya iya Nah Allah akan beri kita discount besar-besaran Discount setahun dosa kita dihapuskan… masyaAllah baik banget Allah sama kita yaa Kapan??? Besok & lusa Kalau tidak bisa besok, lusa jangan sampai ketinggalan ya Karena itu hari terakhir… ...[Baca selengkapnya]..........

Tidak Usah Bingung Dengan Berbedanya Puasa Arafah, Idhul Adha,.. Mudah Saja,.Ikuti Saja Putusan Pemerintah

Puasa Arafah, Berbeda yang Dulu dan Kini Puasa Arafah bisa berbeda fatwa dan pendalilannya yang dulu dan kini. Begini ceritanya.  Di Tahun 2011 Puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan pada saat jamaah Haji sedang melakukan wuquf di Arafah bukan pada hari lainnya, apalagi mengingat selisih waktu antara Arab Saudi dan Indonesia hanya ± 4 jam. Fatwa Tarjih Muhammadiyah tidak menyinggung tanggal 9 Dzulhijjah terkait Puasa Arafah, bahkan tidak ada kalimat yang bertuliskan “9 Dzulhijjah” sama sekali. Meminta agar Pemerintah dan ormas Islam menggunakan mathla Makkah dalam penentuan awal Hijriah atau Hari Raya. Tidak ada keharusan bagi Muhammadiyah untuk mengikuti mathla… ...[Baca selengkapnya]..........

Berapa Sih Kadar Ukuran Untuk Bayar Fidyah?

Ukuran Fidyah Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum. Afwan, Ustadz. Saya mau tanya; besaran fidyah itu bagaimana? 1 orang atau bagaimana? Terus, untuk makananan di sini seperti apa? Syukran wajazakallahu khairan. Ichal (ichal_**@yahoo.***) Jawaban: Wa’alaikumussalam warahmatullah. Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin mengatakan, Cara membayar fidyah dengan memberikan makanan kepada orang miskin ada dua: Pertama, dengan dibuatkan makanan (siap saji), kemudian mengundang orang miskin sejumlah hari puasa yang ditinggalkan, sebagaimana yang dilakukan Anas bin Malik radliallahu ‘anhu ketika di sudah tua. Kedua, memberi bahan makanan kepada mereka yang belum dimasak. Para ulama mengatakan: besarnya: 1 mud (0,75 kg) untuk gandum atau setengah sha’ (2… ...[Baca selengkapnya]..........

Hikmah Dari Diwajibkannya Mengqadha Puasa Tanpa Mengqadha Shalat Bagi Wanita Haidh

Tanya : Al-Lajnah Ad-Da;imah lil Ifta’ ditanya: Apakah hikmah yang terkandung dalam ketetapan syari’at bahwa wanita haidh wajib mengqadha puasa tanpa diwajibkan mengqadha shalat? Jawab : Pertama , telah diketahui bahwa kewajiban seorang muslim adalah melaksanakan apa-apa yang diperintahkan Allah kepadanya dan menahan diri dari segala sesuatu yang dilarang Allah, baik ia tahu ataupun tidak tahu hikmah dari perintah dan larangan itu, yang disertai dengan keyakinan bahwa Allah tidak akan memerintah hamba-Nya melainkan dalam perintah itu terdapat kebaikkan bagi mereka, dan Allah tidak akan melarang mereka dari sesuatu melainkan karena yang dilarang itu mengandung bahaya bagi mereka. Semua ketetapan yang… ...[Baca selengkapnya]..........

Berpedoman Pada Ru’yat (penglihatan) Biasa

Tanya : Apa metode syari’at dalam menetapkan masuknya suatu bulan? Bolehkan berpedoman pada perhitungan lembaga teropong bintang dalam menetapkan mulai dan berakhirnya suatu bulan? Dan apakah boleh seorang Muslim menggunakan teleskop dalam melihat terbitnya hilal (bulan)? Jawab : Metode syari’at dalam menetapkan masuknya bulan adalah dengan cara melakukan ru’yat (melihat) hilal (bulan sabit) dan hal itu harus dilakukan oleh orang yang dipercaya loyalitasnya terhadap agama di samping memiliki penglihatan mata yang tajam. Jika orang-orang yang semacam itu telah melihatnya, maka berdasarkan ru’yah (penglihatan) tersebut wajib melaksanakan puasa jika itu hilal Ramadhan dan wajib berbuka jika itu hilal Syawwal. Tidak boleh… ...[Baca selengkapnya]..........

Bagaimana Hukumnya Jika Wanita Menyusui Tidak Berpuasa Pada Bulan Ramadhan

Tanya : Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Ifta’ ditanya: Istri saya belum mengqadha puasanya selama kurang lebih tiga atau empat kali Ramadhan, ia belum mampu melaksanakan puasa qadha itu karena hamil atau menyusui, dan kini ia dalam keadaan menyusui. Istri saya bertanya kepada Anda; apakah ia bisa mendapat keringanan (rukhshah) dengan memberi makan kepada orang miskin, sebab ia menemukan kesulitan yang besar dalam mengqadha puasa sebanyak tiga atau empat kali Ramadhan? Jawab : Tidak ada masalah baginya untuk menunda qadha puasanya yang disebabkan adanya kesulitan pada dirinya karena hamil atau menyusui, dan kapan ia sanggup maka hendaklah ia bersegera melaksanakan qadha puasanya,… ...[Baca selengkapnya]..........