Mengenal Riba Jahiliyah Dan Ancaman Pemakan Riba, Dia Akan Berenang Di Sungai Darah

Tahukah Anda Apa Itu Riba Jahiliyah? Macam-macam Riba Para ulama menyebutkan, bahwa riba secara umum terbagi menjadi dua macam: 1. Riba Nasi’ah / Penundaan (Riba Jahiliyyah) Yaitu riba (tambahan) yang terjadi akibat pembayaran yang tertunda pada akad tukar-menukar dua barang yang tergolong ke dalam komoditi riba, baik satu jenis atau berlainan jenis dengan menunda penyerahan salah satu barang yang dipertukarkan atau kedua-duanya (Majmu’ Fatawa al-Lajnah ad-Da’imah, 13/263 dan ar-Riba ‘Illatuhu Wa Dhawabituhu, oleh Dr. Shaleh bin Muhammad as-Sulthan, 8). Riba jenis ini dapat terjadi pada akad perniagaan, sebagaimana dapat juga terjadi pada akad hutang-piutang. Contoh riba nasi’ah dalam perniagaan: Misalnya… ...[Baca selengkapnya]..........

Sejarah Dinar Dan Dirham, Bukan Uang Di Jaman Rasul, Bahkan Uang Dari Bangsa Persia

Riba pun Ada pada Dinar dan Dirham Sebagian orang menganggap riba lebih pasti ada pada uang kertas karena kecenderungan inflasi yang lebih besar. Beda halnya dengan Dinar dan Dirham yang harganya relatif lebih stabil sehingga sulit terjadi riba. Padahal hakekat riba bukanlah karena kestabilan nilai dari suatu mata uang. Riba itu dapat terjadi karena adanya penambahan ketika komoditi ribawi yang sejenis ditukar atau penambahan itu terjadi karena sebab penundaan. Mengenal Dinar dan Dirham Dinar dan Dirham berasal dari bahasa Persia yang kemudian diadopsi menjadi bahasa Arab. Dinar merupakan potongan emas yang dicetak dan diukur dengan timbangan mitsqol. Para fuqoha menuturkan,… ...[Baca selengkapnya]..........

Pakaian Keren, Tampilan Memukau, Padahal Profesinya Lebih Besar Dosanya Dari Pezina , Apa Itu? Bekerja Di Tempat Riba

Memakan Satu Dirham dari Hasil Riba … Di akhir zaman sekarang ini, telah nampak praktek riba tersebar di mana-mana. Dalam ruang lingkup masyarakat yang kecil hingga tataran negara, praktek ini begitu merebak baik di perbankan, lembaga perkreditan, bahkan sampai yang kecil-kecilan semacam dalam arisan warga. Entah mungkin kaum muslimin tidak mengetahui hakekat dan bentuk riba. Mungkin pula mereka tidak mengetahui bahayanya. Apalagi di akhir zaman seperti ini, orang-orang begitu tergila-gila dengan harta sehingga tidak lagi memperhatikan halal dan haram. Sungguh, benarlah sabda Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ ، أَمِنْ… ...[Baca selengkapnya]..........

Mau Keluar Dari Bank Konvensional, Istri Mengancam Minta Cerai, Mana Yang Dipilih?

Mau keluar dari bank tapi ada kendala finansial dan perceraian Penanya : Ikhwan assalamualaikum nama saya agus, umur 32 tahun. saya sudah 8 tahun bekerja Di bank konvensional. saat ini saya berkeinginan untuk keluar kerja karena saya percaya bank itu riba. Akan tetapi istri dan pihak keluarga tidak mau menerima keputusan saya, sehingga bisa dikatakan pilihannya adalah terus kerja di bank atau cerai. Saya sangat khawatir dengan masa depan anak saya yang masih 4 tahun. Saat ini saya sudah merintis usaha walaupun belum produktif. Pada prinsipnya saya bersedia bekerja apa saja selama halal. Mana yang harus saya prioritaskan, keutuhan keluarga… ...[Baca selengkapnya]..........

Meminjam Uang Di Bank Syariah,.. Tidak Ada Bunga, Tapi Beda Istilah Saja

Tanya Jawab: Bolehkah Meminjam Uang Di Bank Syariah? Pertanyaan: Assalamualaikum Saya mau tanya, saya punya rumah sudah saatnya perlu diperbaiki/renovasi, tetapi saya belum mempunyai uang yang cukup untuk memperbaikinya. Kalau saya meminjam uang dari bank (seperti Bank Syariah Mandiri, yang notabene berbasiskan agama Islam, maaf terpaksa menyebutkan namanya) bagaimana? Kalau di bank tersebut, tidak menyebutnya dengan bunga, tetapi dengan istilah lainnya. Apakah itu termasuk haram? Jazakumullah khairan katsiran. Wassalamualaikum. Jawaban: Wa’alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Selama akadnya adalah hutang-piutang, maka setiap keuntungan atau tambahan yang dipersyaratkan atau disepakati oleh… ...[Baca selengkapnya]..........

Kenapa Bank Syariah Yang Dibeberkan, Sebab Bank Konvensional Sudah Jelas Ribanya, Dan Bank Syariahpun Merupakan Saudara Kembarnya

PengusahaMuslim anti-bank syariah, pro-bank konvensional? Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Ketika sedang telusur-telusur komentar di situs pengusaha muslim.com, saya tertarik dengan satu komentar yang saya anggap sangat menarik. Yang intinya dia mengkritik, mengapa pengusahamuslim.com cenderung pro-bank konvensional, anti-bank syariah. Bank syariah dibantai habis, bank konvensional dijunjung tinggi. Ketika orang menelusuri berbagai tulisan di situs pengusahamuslim.com, dia akan berkesimpulan, kritik pengusaha muslim terhadap bank syariah, jauh lebih banyak dibandingkan kritik untuk bank secara umum. Namun kesimpulan ini jelas sangat salah jika diturunkan menjadi kesimpulan lain bahwa pengusaha muslim cenderung pro-bank konvensional, anti-bank syariah. Satu prinsip pengusaha muslim… ...[Baca selengkapnya]..........

Allah dan Rasul Menyatakan PERANG Dengan Pemakan RIBA,.. Tidakkah Anda Takut?

Hukum Memakan Uang Riba Dalam Kitab suci-Nya Al-Qur’an, Allah tidak pernah memaklumkan perang kepada seseorang kecuali kepada pemakan riba. Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.” (Al Baqarah: 278-279) Cukuplah ayat di atas menjadi petunjuk betapa keji dosa riba di sisi Allah Ta’ala. Orang yang memperhatikan pengaruh riba dalam kehidupan individu hingga tingkat negara, niscaya akan mendapatkan kesimpulan, melakukan kegiatan riba mengakibatkan kerugian, kebangkrutan, kelesuan, kemandegan dan kelemahan. Baik karena… ...[Baca selengkapnya]..........

Kemacetan Di Jalan Raya,.. Apa Penyebabnya? Penyebabnya Adalah Maraknya RIBA.. Lho Kok Bisa?

Riba Biang Keladi Kemacetan Tahu tidak, biang keladi kemacetan di kota-kota besar di tanah air adalah riba. Kenapa bisa? Bisa saja. Karena sekarang kredit leasing semakin merajalela. Jika kredit semakin dipermudah, berarti kendaraan bermotor semakin banyak di jalan-jalan. Kita lihat sendiri bagaimana jumlah motor dan mobil yang semakin meningkat belakangan ini. Bisa terjadi kan peningkatan yang sangat dahsyat dikarenakan kredit semakin dipermudah. Coba bayangkan dengan uang satu juta, seseorang sudah bisa bawa pulang motor. Dengan DP 25 juta-an, mobil Avanza sudah bisa di tangan. Itu semua yang mengakibatkan kemacetan. Jadi biang keladi sebenarnya adalah pada kredit leasing. Leasing saat inilah… ...[Baca selengkapnya]..........

Membeli Motor Ke Dealer, Eh Menyicil Angsurannya Ke Bank Atau Lembaga Keuangan, Hukumnya Adalah RIBA

Hukum Kredit Segitiga Seperti Pembiayaan Oleh Lembaga Keuangan Demikian, semoga bermanfaat. Ya Allah mudahkanlah langkah kami untuk membangun ekonomi umat yang berbasis syariah. sumber : http://www.konsultasisyariah.com/hukum-kredit-segitiga/ Tambahan admin web aslibumiayu Sebagai tambahan wawasan, baca postingan tentang jual beli dua harga, CASH sekian, kredit sekian (lebih mahal dari cash) . Ini adalah jual beli RIBA , jika si penjual tidak menetapkan harga yang terendah,   ———- Sumber: Asli Bumiayu – www.aslibumiayu.net – Sabtu,17 Januari 2015/26 Rabiul Awal 1436H… ...[Baca selengkapnya]..........

Bagaimana Supaya Bank Syariah Betul-Betul Menjadi Syariah??

Mencari Solusi Bank Syariah Oleh : Ustadz Muhammad Arifin Badri Segala puji hanya milik Allah Ta’ala, Dzat yang telah melimpahkan berbagai kenikmatan kepada kita. Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amin.Syariat Islam –segala puji hanya milik Allah- bersifat universal, mencakup segala urusan, baik yang berkaitan dengan masalah ibadah maupun muamalah, sehingga syariat Islam benar-benar seperti difirmankan Allah Subhanahu wa Ta’ala. الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا “Pada hari ini, telah Aku sempurnakan untukmu agama mu, dan telah aku cukupkan atasmu kenikmatan-Ku, dan Aku ridha… ...[Baca selengkapnya]..........

Contoh Praktek Bank Syariah,.. Jangan Jadikan Ibadah Haji Anda Ternoda Dengan RIBA Dana Talangan Haji

Talangan Haji: Contoh Nyata TRANSAKSI RIBA Ketika sedang menunggu shalat berjamaah di salah satu masjid, tiba-tiba ada seorang jamaah yang menyapa saya, “Mas, daftar haji untuk tahun ini, baru bisa berangkat 2018. Untuk bisa daftar, cukup dengan modal 5 jutaan. Nanti, bayar DP 5 jutaan di bank-bank syariah. Sambil melunasi, kita bayar ujrah sekitar 1,5 juta.” Merasa penasaran, saya balik bertanya, “Kok, malah kita disuruh bayar, kita ‘kan yang naruh uang di bank?” Bapak itu, yang kebetulan pemilik salah satu KBIH di Yogyakarta, akhirnya melengkapi penjelasannya, “Kita bayar 5 juta, nanti bank syariah memberikan fasilitas talangan haji sebesar 25 juta.… ...[Baca selengkapnya]..........

Menukar Uang Receh Dengan Tambahan Biaya, Bagaimana Hukumnya, Apakah Sama Dengan Riba?

Hukum Tukar Uang Recehan dengan Biaya Jasa (Fee) Menjelang Hari Raya Idul Fithri biasanya ramai orang berbondong-bondong menuju bank untuk menukarkan uang yang mereka miliki baik dari THR, maupun uang simpanan/tabungan mereka dengan uang yang nominalnya lebih kecil. Biasanya uan tersebut akan dibagi-bagikan kepada anak-anak dari kerabat maupun tetangga. Namun penukaran uang tersebut oleh Bank dikenakan biaya jasa (fee). Selain Bank, ada pula orang-orang yang sengaja berkeliling untuk menawarkan penukaran uang dengan dikenakan biaya jasa. Apakah hal ini diperbolehkan? Pertanyaan Assalamu ’alaikum, Ustadz. Akhir-akhir ini banyak semarak menukar uang baru di Bank, namun penukarannya ada jasa fee, misalnya: untuk penukaran… ...[Baca selengkapnya]..........