Putri-putri Saudara Kandung Tidak Mewarisi Warisan Paman Yang Meninggal Jika Ada Laki-laki

Pertanyaan: Seorang laki-laki meninggal dunia, ia tidak mempunyai istri dan tidak pula anak, tapi ada keponakan dari saudara kandungnya yang telah meninggal. Apakah keponakan-keponakan itu, baik laki-laki maupun perempuan, mewarisi harta pamannya yang meninggal itu? Jawaban: Jika kenyataannya seperti yang disebutkan oleh penanya, maka seluruh warisan itu menjadi hak anak-anak laki-laki saudaranya itu, adapun anak-anak perempuannya tidak mewarisi, demikian menurut ijma’ kaum Muslimin berdasarkan sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam , أَلْحِقُوا الْفَرَائِضَ بِأَهْلِهَا فَمَا بَقِيَ فَهُوَ لِأَوَّلِ رَجُلٍ ذَكَرٍ. “Berikanlah bagian-bagian warisan itu kepada ahli warisnya, adapun selebihnya menjadi hak kerabat laki-laki yang paling dekat hubungannya (dengan si mayat).” (Disepakati… ...[Baca selengkapnya]..........

Tidak Boleh Menyamakan Pembagian Warisan Antara Laki-laki Dan Perempuan

Pertanyaan: Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan 3 ditanya? Seorang wanita mengatakan: Saudara laki-laki saya meninggal, ia pernah menitipkan uang pada saya sebanyak 80.000 real sebagai amanat. Ia mempunyai seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Suatu saat, salah seorang anaknya menemui saya dan meminta uang tersebut, tapi saya mengingkarinya dengan alasan bahwa uang tersebut adalah pemberian untuk saya. Saudara saya mengetahui hal itu. Kemudian di lain waktu, anak perempuannya datang dan mengatakan, “Uang yang di-tinggalkan ayahku adalah yang diamanatkan padamu.” Setelah beberapa saat, saya takut Allah akan memberi hukuman pada saya karena amanat yang dibebankan kepada saya. Maka… ...[Baca selengkapnya]..........

Waris

Oleh: Ust. Izzudin Karimi, Lc Tanya: Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh, Apakah berhak seorang ayah untuk mengatur warisan dari anaknya yang wanita, sedangkan wanita tersebut telah bersuami dan mempunyai anak ? mohon jawabannya. Wassalamu’alaikum warhamatullaahi wabarakatuh Hormat Saya : Abdul azim Jawab: Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Amma ba’du. Diatur bagaimana? Dalam warisan Islam anak wanita mendapatkan setengah jika sendiri dan dua pertiga jika dua ke atas, ini berlaku jika anak wanita tidak bersama saudara laki-lakinya, jika bersama saudara laki-lakinya maka bagiannya adalah ashobah dengan ketentuan, dia mendapatkan bagian… ...[Baca selengkapnya]..........

Masalah Warisan

Pertanyaan: Kami sebuah keluarga yang terdiri dari tujuh anak perempuan. Kakak saya yang tertua telah meninggal dunia, ia mempunyai delapan anak. Apakah anak-anaknya mempunyai hak warisan dari harta ayah saya, sementara ayah saya masih hidup, sedangkan kakak saya telah meninggal. Ada permasalahan yang terjadi dengan anak-anaknya sehubungan dengan warisan tersebut. Jawaban: Anak-anak saudari anda itu tidak mempunyai hak warisan, karena mereka termasuk dzawil arham*1 , sementara masih ada ashabul furudh*2 dan ‘ashabah*3 , maka tidak ada hak bagi dzawil arham itu dalam warisan. Jadi harta ayah anda itu untuk anak-anak perempuannya sebanyak dua pertiga bagian dan sisanya untuk ‘ashabah. Jika… ...[Baca selengkapnya]..........

Warisan

Oleh : Ust.Izzuddin Karimi. Lc Tanya Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh, Bila A seorang wanita dan menikah dengan B serta telah mempunyai anak yang belum baligh, suatu ketika meninggal dunia dan meninggalkan uang santunan dari jamsostek. siapakah yang berhak untuk menerimanya sesuai urutan utamanya ? apakah di sini juga berlaku hadits harta anak adalah milik ayahnya ? Wassalamu’alaikum warhamatullaahi wabarakatuh Hormat Saya : Sy Jawab Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Amma ba’du. Yang menjadi ahli warisnya adalah suaminya, anaknya, bapak dan ibunya. Suami seperempat karena ada anak, anak, bila… ...[Baca selengkapnya]..........

Pembagian Harta Waris

Tanya: Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh, Kakak ipar saya meninggal tahun 1990, waktu itu saudara laki2nya masih ada 5 orang dan saudara perempuannya 3 orang kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Dia meninggalkan istri, 2 orang anak perempuan dan 1 orang anak tiri laki2. Sampai sekarang warisan almarhum belum pernah dibagi. Pertanyaan kami: 1. Seandainya harta warisan dibagi sesaat sesudah beliau meninggal dunia, bagaimana pembagiannya. 2. Bila istrinya (tidak kawin lagi) meninggal dunia kelak bagaimana garis besar pembagian warisan tsb. Terima kasih atas pencerahannya dan semoga juga bermanfaat bagi yang lainnya. Wassalamu’alaikum wa Rahmatullhi wa Barakaatuh. Hormat Saya : Darwis… ...[Baca selengkapnya]..........

Membagikan Harta Warisan Ketika Pemiliknya Masih Hidup

Pertanyaan: Saya seorang laki-laki yang sudah menikah, alhamdulillah. Saya mempunyai harta dan hanya mempunyai seorang anak perempuan di samping seorang saudara laki-laki dan seorang saudara perempuan. Kondisi ekonomi anak saya cukup makmur, ia menginginkan agar saya mencatatkan apa-apa yang dikhususkan bagi pamannya, yaitu saudara saya sendiri, dari harta saya, demikian juga saudara perempuan saya menginginkan hal serupa, yaitu agar saya mencatatkan apa-apa yang dikhususkan baginya. Perlu diketahui, bahwa saya pun beristrikan seorang wanita yang bukan ibu anak saya tersebut. Ia belum melahirkan ketu-runan, tapi mereka tidak menyukainya. Di sisi lain saya khawatir seandainya saya mencatatkan sesuatu untuk saudara saya, ia… ...[Baca selengkapnya]..........

Bagian Warisan Bagi Yang Telah Meninggal Ketika Ayahnya Masih Hidup

Pertanyaan: Apa hukum syari’at tentang mencegah seorang laki-laki yang meninggal ketika ayahnya masih hidup dari harta warisan, walaupun yang meninggal itu mempunyai banyak anak yang masih kecil-kecil dan juga miskin? Apakah kita boleh memberikan sedikit bagian kepada mereka (anak-anaknya) walaupun tidak disukai oleh para ahli waris? Jawaban: Disyari’atkan bagi seseorang, bila anaknya meninggal dunia dengan meninggalkan anak-anak, ketika ia masih hidup, untuk mewasiatkan bagi mereka (cucu-cucunya itu) bagian yang kurang dari sepertiganya walau-pun paman-paman mereka tidak menyukai hal ini. Karena seseorang itu berhak menggunakan sepertiga hartanya setelah ia meninggal dunia. Jika cucu-cucu itu tidak ikut mewarisi maka dianjurkan untuk mewasiatkan… ...[Baca selengkapnya]..........

Warisan Untuk 2 Isteri

Tanya: Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh Ustad saya ingin tanya tentang pembagian harta waris dimana ayah saya telah meniggal dunia mempunyai 2 orang istri istri pertama 4 laki2 dan istri kedua 2 anak perempuan. 1. Pertanyaan pembagian harta warisannya bagaimana ? 2. Dimana dalam Pensiun ini ada UDW (Uang duka wafat) apakah itu merupakan harta warisan yang ditinggalkan ayah saya lalu bagaimana pembagiannya ? 3. Bagaimana dengan harta2 lainnya misalkan dana2 ayah saya di bank. Terima kasih. Wassalamu’alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakatuh Hormat Saya : Agustian Jawab: Wa’alaikumussalam wa Rahmatullahi wa Barakatuh Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Shalawat… ...[Baca selengkapnya]..........

Tidak Ada Wasiat Untuk Ahli Waris

Pertanyaan: Kenapa Islam melarang wasiat untuk ahli waris? Jawaban: Islam melarang wasiat untuk ahli waris karena akan melanggar ketentuan-ketentuan Allah Subhannahu wa Ta’ala, sebab Allah telah menetapkan hukum-hukum pembagian warisan, sebagaimana firman-Nya, “(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.” (An-Nisa’: 13-14). Jika seseorang mampunyai seorang anak perempuan dan seorang saudara… ...[Baca selengkapnya]..........

Pembagian Harta Waris

Tanya: Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh. Pak Ustadz yang terhormat, ayah kami meninggal, dengan meninggalkan 1 orang istri dan 4 orang anak perempuan (salah satunya pindah agama). Orang tua kandung beliau juga telah meninggal. Begitu pula dengan saudara kandung beliau. Namun beliau masih mempunyai beberapa saudara laki-laki dan perempuan dari ibu tirinya (satu ayah). Sebelum meninggal beliau sempat berpesan agar menjual salah satu tanahnya untuk mengurus sertifikasi tanah lainnya.Namun belum sempat tanah tersebut dijual beliau telah dipanggil Allah SWT. Pertanyaan kami: 1. Bagaimana hukum (pesan) penjualan salah satu tanah untuk mengurus tanah waris lainnya? Bolehkan kami laksanakan? 2. Bagaimanakah pembagian… ...[Baca selengkapnya]..........

Wanita Meninggal Sebelum Melaksanakan Haji

Pertanyaan: Segala puji hanya milik Allah semata, Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Buhuts al-Ilmiyah wal Ifta’ (Panitia tetap untuk kajian ilmiah dan pengeluaran fatwa) telah mengkaji keterangan dari seorang pemohon fatwa, Qasim bin Hamdan. Pertanyaannya: “Seorang wanita meninggal dunia dengan meninggalkan suami, ayah dan saudara-sudara laki-laki dan perempuan, ia meninggal setelah melahirkan bayi perempuan yang meninggal sebelumnya. Wanita ini meninggalkan sedikit uang. Para ahli warisnya ingin mengetahui bagian masing-masing. Di sisi lain, wanita yang meninggal itu belum melaksanakan haji, sementara sebagian ahli warisnya mengharapkan agar mengupah seseorang untuk menghajikannya sebelum pembagian warisan, namun sebagian lainnya tidak menyetujui kecuali setelah meminta fatwa dan… ...[Baca selengkapnya]..........