Bagi ibu yang hamil atau menyusui, maka cukup membayar fidyah saja, tidak perlu mengqadha puasa, sebagaimana pendapat Ibnu Abbas dan Ibnu Mas'ud yang merupakan Murid Langsung Rasulullah,.

Wanita Hamil dan Menyusui Qadha Puasa atau Bayar Fidyah? Merespon beberapa pertanyaan yang masuk ke inbox saya di facebook, maka saya berusaha menjawab singkat masalah ini dengan memaparkan pendapat para ulama dan mana yang saya pilih dengan alasan tarjih tentunya. Wanita hamil belum tentu menyusui, misalnya setelah dia hamil anaknya meninggal dunia. Maka hanya berlaku masalah kehamilan pada dirinya. Menyusui tak berarti baru saja melahirkan, karena ada saja wanita yang air susunya banyak dan bayinya sudah besar, tapi dia menyusui bayi orang lain. Yang seperti ini juga masuk dalam cakupan bahasan di atas. Para ulama berbeda pendapat dalam masalah ini,… ...[Baca selengkapnya]..........

Tidak Mengeluarkan Zakat Perhiasan Selama 23 Tahun

Tanya : Syaikh Ibnu Baaz ditanya: Saya mempunyai perak yang dijadikan perhiasan di leher, kedua tangan, kepala dan ikat pinggang, saya telah berulang-ulang meminta kepada suami saya agar menjual harta itu dan menzakatinya, tapi ia mengatakan, bahwa harta ini belum mencapai nishab. Saya telah memiliki harta itu selama sekitar dua puluh tiga tahun dan belum pernah mengeluarkan zakatnya. Apa yang harus saya lakukan sekarang? Jawab : Jika harta itu belum mencapai nishab, maka tidak ada kewajiban zakat pada harta itu, perlu diketahui bahwa nishab dari perak adalah seratus empat puluh mitsqal (enam ratus empat puluh empat gram), dan jika perhiasan… ...[Baca selengkapnya]..........

Berzakat Kepada Suami Yang Berutang

Tanya : Syaikh Abdul Aziz bin Baaz ditanya: Bolehkah seorang istri mengeluarkan zakat perhiasannya kepada suaminya, karena sang suami pegawai yang berpangkat rendah dan memiliki utang yang cukup besar ? Jawab : Tidak ada masalah bagi wanita yang mengeluarkan zakat perhiasannya atau zakat yang bukan perhiasan kepada suaminya yang fakir atau memiliki utang yang tidak mampu dilunasinya menurut pendapat yang paling benar di antara dua pendapat ulama, berdasarkan sifat keumuman dalil-dalil tentang zakat, di antaranya firman Allah: “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin …” (At-Taubah: 60). ———- Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Rabu,31 Maret 2004/9 Safar 1425H… ...[Baca selengkapnya]..........

Zakat Fithri

Zakat yang diwajibkan atas setiap muslim seiring dengan datangnya waktu fitr (berbuka) di akhir bulan Ramadhan, karena itulah zakat ini disebut dengan zakat fitrah. Ibnu Umar yang berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas hamba sahaya dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, anak-anak dan orang dewasa dari kalangan kaum muslimin, beliau memerintahkan agar ditunaikan sebelum orang-orang berangkat ke shalat.” Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim. Hadits ini menjelaskan: 1- Hukum zakat fitrah, bahwa ia wajib. 2- Kadar yang diwajibkan, yaitu satu sha’. 3- Dengan apa ia ditunaikan, kurma dan gandum atau makanan… ...[Baca selengkapnya]..........

Hukum Menjual Emas Yang Dipakai Dan Belum Dizakati

Tanya : Syaikh Ibnu Baaz ditanya: Saya menjual emas yang beberapa waktu sebelumnya saya pakai dan belum mengeluarkan zakatnya. Saya mohon agar Anda menerangkannya kepada saya bagaimana menzakati harta itu, perlu diketahui bahwa saya menjualnya seharga empat ribu real? Jawab : Jika Anda belum mengetahui kewajiban zakat kecuali setelah menjualnya, maka hal itu tidak masalah, tapi jika Anda telah mengetahui kewajiban zakat maka hendaknya Anda mengeluarkan zakatnya dari setiap satu ribu real, dua puluh lima real untuk satu tahun, begitu juga dengan tahun-tahun sebelumnya, Anda tetap diharuskan mengeluarkan zakat sesuai dengan harga emas di pasaran. Zakat yang wajib dikeluarkan adalah… ...[Baca selengkapnya]..........

Hukum Zakat Perhiasan Yang Diproyeksikan Untuk Dipakai

Tanya : Syaikh Muhammad bin Ibrahim ditanya: Bagaimana syari’at Islam mengenai zakat perhiasan yang diproyeksikan untuk dipakai? Jawab : Perhiasan wanita yang terbuat dari emas atau perak yang diproyeksikan untuk dipakai, mengenai penzakatannya telah terjadi perbedaan pendapat di antara ulama, baik terdahulu maupun sekarang. Pendapat yang benar menurut kami adalah pendapat yang mengatakan bahwa tidak ada zakat pada perhiasan tersebut (yang diproyeksikan untuk dipakai), berdasarkan hal-hal dibawah ini: Hadits yang diriwayatkan oleh Afiah bin Ayyub dari Laits bin Sa’ad dari Abu Az-Zubair dari Jabir dari Nabi , bahwa beliau bersabda: “Tidak ada zakat pada perhiasan.” Afiah bin Ayyub menukil hadits… ...[Baca selengkapnya]..........

Hukum Menjual Emas Yang Dipakai Dan Belum Dizakati

Tanya : Syaikh Ibnu Baaz ditanya: Saya menjual emas yang beberapa waktu sebelumnya saya pakai dan belum mengeluarkan zakatnya. Saya mohon agar Anda menerangkannya kepada saya bagaimana menzakati harta itu, perlu diketahui bahwa saya menjualnya seharga empat ribu real? Jawab : Jika Anda belum mengetahui kewajiban zakat kecuali setelah menjualnya, maka hal itu tidak masalah, tapi jika Anda telah mengetahui kewajiban zakat maka hendaknya Anda mengeluarkan zakatnya dari setiap satu ribu real, dua puluh lima real untuk satu tahun, begitu juga dengan tahun-tahun sebelumnya, Anda tetap diharuskan mengeluarkan zakat sesuai dengan harga emas di pasaran. Zakat yang wajib dikeluarkan adalah… ...[Baca selengkapnya]..........

Zakat Emas Yang Diproyeksikan Untuk Dipinjamkan

Tanya : Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Ifta’ ditanya: Apakah wajib zakat pada emas yang digunakan wanita atau untuk dipinjamkan pada rekannya tanpa imbalan? Jika diwajibkan menzakatinya, bagaimana cara menzakatinya? Jawab : Wajib zakat pada perhiasan yang digunakan wanita untuk berhias atau untuk dipinjamkan, baik berupa emas ataupun perak, karena kedua jenis barang itu termsuk dalam keumuman dalil yang terdapat dalam Al-Kitab dan As-Sunnah yang mewajibkan zakat pada emas dan perak, seperti firman Allah Subhaanahu wa Ta’ala : “Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,… ...[Baca selengkapnya]..........

Tanah Yang Dipersiapkan Untuk Dibangun Tidak Wajib Dibayarkan Zakatnya

Tanya : Saya memiliki sepetak tanah yang saya beli untuk membangun rumah di atasnya. Kemudian selang beberapa waktu saya terpaksa men-jual tanah itu. Apakah saya berkewajiban membayar zakat dari tanah itu sebelum saya jual? Jawab : Apabila kasusnya sebagaimana yang anda sebutkan dalam perta-nyaan, maka anda tidak berkewajiban membayar zakat atas tanah itu sebelum dijual. Sebab dalam kasus seperti ini, tidak terdapat syarat-syarat wajib zakat. Yaitu anda sebenarnya tidak menyiapkan tanah itu untuk dijualbelikan. ( Lajnah Da’imah, Fatawa Az-Zakah, disusun oleh Muhammad Al-Musnad, hal. 24. ) ———- Sumber: Al-Sofwa – www.alsofwa.com – Jumat, 2 April 2004/11 Safar 1425H… ...[Baca selengkapnya]..........

Bolehkah Zakat Untuk Orang Tua Dan Keluarga?

Tanya: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustadz saya adalah anak pertama dari tiga saudara dan sekarang sudah bekerja.Dan Alhamdu lillah sekarang bisa membantu membiayai kebutuhan keluarga yang berpenghasilan pas-pasan. Yang ingin saya tanyakan bolehkah sebagian penghasilan yang saya berikan kepada orang tua dan adik2 saya tersebut, saya niatkan untuk zakat penghasilan? Jazakallah Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hormat Saya : Susanto Jawab: Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam kepada Rasulullah . Amma ba’du. Untuk orang tua tidak, karena nafkah keduanya menjadi kewajiban Anda, jika Anda membayarkan zakat kepada orang tua berarti Anda menggugurkan kewajiban nafkah dari pundak… ...[Baca selengkapnya]..........

Hukum Membagi Zakat Dalam Bentuk Bahan Makanan Pokok

Tanya : Hukum membagi zakat dalam bentuk bahan makanan pokok. Jawab : Tidak boleh zakat harus dibayarkan dalam bentuk uang. Tetapi bila ada orang yang bertugas mengumpulkan zakat atas nama pemerintah, maka tidak apa-apa bila ia pergunakan untuk membeli keperluan orang-orang fakir kemudian dibagikan kepada mereka. Namun apabila zakat itu dari dirinya sendiri atau dia sebagai wakil dari orang lain untuk membagikan zakat, maka tidak boleh merubahnya kebarang tertentu, tapi wajib dibagikan dalam bentuk uang.… ...[Baca selengkapnya]..........

Zakat Harta

Tanya: Assalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh, Ustadz,Saya sudah lama menjadi nasabah sebuah bank ribawi. Saya hendak keluar dan pindah ke bank muamalah tapi ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Saya hendak membayar zakat mal/harta dari tabungan saya (yang setiap tahun wajib dikeluarkan apabila telah mecapai nisab) tapi saya bingung. 1. Apakah untuk mengeluarkan zakat mal ini saldo tabungan saya harusdikurangi dulu dengan jumlah total bunga baru kemudian dikali 2.5 %? Ataukah zakat yg harus saya keluarkan = 2.5 % x total saldo tabungan (termasuk bunga)? 2. Saya mengalami kesulitan untuk menghitung secara mendetail total bunga yang saya terima. Soalnya buku2… ...[Baca selengkapnya]..........