Kisah Perang Badar

KISAH PERANG BADAR Ketika Rasullulah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan pasukannya sampai di dekat Safra` (suatu daerah di dekat Badar); beliau mengutus Basbas dan Ady bin Abi Zaghba` ke Badar. Keduanya disuruh mencari informasi tentang Abu Sufyan dan rombongan dagangnya.[1] Dalam riwayat lainnya disebutkan bahwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Bakar Radhiyallahu anhu juga keluar untuk tujuan ini. Keduanya bertemu dengan seseorang yang sudah tua. Rasulullah bertanya kepadanya tentang pasukan Quraisy. Orang tua itu mau menjawab asalkan mereka berdua memberitahu dari mana asal mereka ? Keduanya setuju. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memintanya agar bercerita lebih dahulu. Orang… ...[Baca selengkapnya]..........

Menjadi Wanita Shalehah Karena Nasihat Seorang Pemuda

Mungkin sedikit orang yang menyadari bahwa istiqomah dalam ketaatan adalah salah satu bentuk dakwah, orang-orang memahami bahwa dakwah hanyalah penyampaian dalam bentuk lisan, tulisan, atau pelajaran. Penulis pernah mendengar salah seorang da’i menyampaikan sebuah kisah tatkala ia berada di Amerika. Da’i ini adalah seorang yang berasal dari Arab Saudi. Tatkala dia ke Amerika dan menjadi pemateri di sebuah pertemuan tak disangka ada seorang pemateri juga berasal dari Arab Saudi namun sudah 40 tahun tinggal di Amerika. Tatkala ia melihat da’i ini, ia pun merasa malu dengan penampilan sang da’i yang sesuai dengan latar belakang Arabnya; memkai jubah dan mengenakan gurtah.… ...[Baca selengkapnya]..........

Menjadi Wanita Shalehah Karena Nasihat Seorang Pemuda

Mungkin sedikit orang yang menyadari bahwa istiqomah dalam ketaatan adalah salah satu bentuk dakwah, orang-orang memahami bahwa dakwah hanyalah penyampaian dalam bentuk lisan, tulisan, atau pelajaran. Penulis pernah mendengar salah seorang da’i menyampaikan sebuah kisah tatkala ia berada di Amerika. Da’i ini adalah seorang yang berasal dari Arab Saudi. Tatkala dia ke Amerika dan menjadi pemateri di sebuah pertemuan tak disangka ada seorang pemateri juga berasal dari Arab Saudi namun sudah 40 tahun tinggal di Amerika. Tatkala ia melihat da’i ini, ia pun merasa malu dengan penampilan sang da’i yang sesuai dengan latar belakang Arabnya; memkai jubah dan mengenakan gurtah.… ...[Baca selengkapnya]..........

Beda Hadiah Dengan Hibah

Dalam syariat Islam, terdapat banyak istilah syar’i yang telah didefiniskan oleh para ulama. Mereka berusaha agar antara istilah satu dengan istilah yang lainnya tidak saling berbenturan makna-maknanya dan definisi tersebut benar-benar mencakup makna yang sempurna, tidak menimbulkan distorsi dari pengertian yang dimaksud, dan tidak bertabrakan dengan makna istilah lainnya, atau sering diistilahkan dengan definisi yang jaami’ dan maani’. Diantara istilah-istilah syariat yang sering digunakan di masyarakat adalah istilah sedekah, hadiah, dan hibah. Ketiga istilah ini adalah kata yang menunjukkan aktivitas memberi. Namun, karena tidak dipahami maknanya dan dimana letak perbedaannya, orang sering menyebut setiap pemberian dengan sedekah. Tentu saja penggunaan… ...[Baca selengkapnya]..........

Halalkah Bekicot dan Keong?

Saat ini kami mengangkat bahasan makanan bekicot atau keong. Di sebagian daerah sangat menyenangi makanan ini. Namun sebagian orang tidak menyukai dan menyatakan haram. Bagaimana tinjauan dalam masalah hewan yang satu ini? Bekicot itu ada dua macam, ada bekicot darat dan bekicot air. Adapun bekicot darat digolongkan sebagai hasyarot (hewan kecil di darat seperti tikus, kumbang, dan kecoak [1]) yang tidak memiliki darah mengalir. Adapun bekicot air (disebut keong) digolongkan sebagai hewan air. Mari kita tinjau satu per satu dari jenis bekicot ini. Hukum Bekicot Darat Bekicot darat termasuk dalam hukum hasyarot (hewan kecil yang hidup di darat). Jumhur (mayoritas… ...[Baca selengkapnya]..........

Kisah Kedermawanan Orang Miskin

Kedermawanan si Fakir, Menyelamatkannya Dari Penjara Nama yang tersebut dalam kisah ini bukan nama asli, semacam nama untuk memudahkan orang memahami kisah. Kisah ini nyata, keberadaan nama tidak mengubah alur dan inti kisah. Berangkatlah Ahmad bersama keluarga untuk melakukan safar. Beliau mengendarai mobil pribadi di parkiran. Pada saat melintasi jalur di tengah padang pasir, tiba-tiba mobilnya macet. Tengok kanan-kiri, jauh dari pemukiman penduduk. Beliau berusaha menghidupkan mesin, namun semua gagal tanpa hasil. Ahmad dan keluarga kebingungan, mereka hanya bisa duduk mengharapkan ada yang bisa membantunya. Pertolongan Allah tak lama dinanti. Tidak berselang lama, tiba-tiba berhenti sebuah mobil. Turun seorang Hasan… ...[Baca selengkapnya]..........

Kisah Kedermawanan Orang Miskin

Kedermawanan si Fakir, Menyelamatkannya Dari Penjara Nama yang tersebut dalam kisah ini bukan nama asli, semacam nama untuk memudahkan orang memahami kisah. Kisah ini nyata, keberadaan nama tidak mengubah alur dan inti kisah. Berangkatlah Ahmad bersama keluarga untuk melakukan safar. Beliau mengendarai mobil pribadi di parkiran. Pada saat melintasi jalur di tengah padang pasir, tiba-tiba mobilnya macet. Tengok kanan-kiri, jauh dari pemukiman penduduk. Beliau berusaha menghidupkan mesin, namun semua gagal tanpa hasil. Ahmad dan keluarga kebingungan, mereka hanya bisa duduk mengharapkan ada yang bisa membantunya. Pertolongan Allah tak lama dinanti. Tidak berselang lama, tiba-tiba berhenti sebuah mobil. Turun seorang Hasan… ...[Baca selengkapnya]..........

Pujian Lewat Do’a pada Imam Syafi’i

Di antara ulama yang memberikan banyak kebaikan pada umat Islam adalah Imam Syafi’i rahimahullah. Karena kebaikan dan jasanya, para ulama pun mendo’akan kebaikan pada beliau. Dan ini sudah menunjukkan keutamaan Muhammad bin Idris Asy Syafi’i. Imam Syafi’i termasuk ulama hadits dan mendapat pujian dari ulama semisalnya lewat do’a.   قال الحارث بن سريج: سمعت يحيى القطان يقول: أنا أدعو الله للشافعي، أخصه به Al Harits bin Suraij berkata, aku mendengar Al Qotton berkata, “Aku senatiasa berdo’a pada Allah untuk Imam Syafi’i, aku khususkan do’a untuknya.” وقال أبو بكر بن خلاد: أنا أدعو الله في دبر صلاتي للشافعي Abu Bakar bin Kholad… ...[Baca selengkapnya]..........

Hukum Kurban itu Sunnah

Bagaimanakah hukum kurban? Apakah wajib ataukah sunnah? Jumhur atau mayoritas ulama menganggap kurban itu sunnah muakkad. Namun jangan sampai yang mampu atau punya kelapangan rezeki meninggalkannya. Ibnu Hajar kembali menyebutkan tentang masalah hukum kurban pada hadits no. 1357 dari kitab beliau Bulughul Marom. Beliau membawakan hadits berikut ini, وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – “مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ, فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا” – رَوَاهُ أَحْمَدُ, وَابْنُ مَاجَه, وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ, لَكِنْ رَجَّحَ اَلْأَئِمَّةُ غَيْرُهُ وَقْفَه ُ Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi… ...[Baca selengkapnya]..........

Kaidah Ke-59 : Keutamaan Niat

QAWA’ID FIQHIYAH Kaidah Kelima Puluh Sembilan نِيَّةُ الْمَرْءِ أَبْلَغُ مِنْ عَمَلِهِ Niat lebih utama daripada amalan MAKNA KAIDAH Kaidah ini menjelaskan keberkahan dan nilai pahala yang besar dalam niat. Karena niat semata sudah termasuk kategori ibadah yang diberi pahala oleh Allâh Azza wa Jalla . Di antara yang menyebabkan timbangan amal kebaikan seseorang bertambah dan derajatnya naik di akhirat adalah niat yang shalih. Barangsiapa berniat baik maka ia akan mendapatkan pahala meskipun dia belum mampu merealisasikannya dengan amalan. Apabila niat baik itu disertai dengan amalan maka ia meraih dua pahala, yaitu pahala niat dan pahala amalan. Oleh karena itu, niat… ...[Baca selengkapnya]..........

Memperlakukan Ari-Ari

MEMPERLAKUKAN ARI-ARI Oleh Ustadz Anas Burhanuddin MA Pertanyaan. Assalâmu alaikum wa rahmatullâh ! Ustadz, bagaimanakah cara memperlakukan ari-ari bayi menurut ajaran Islam ? Apakah memang harus dipendam, apakah dibuang begitu saja atau bagaimana ? Jawaban. Wa’alaikum salâm warahmatullâhi wabarâkatuh. Merawat plasenta (ari-ari / tembuni) termasuk urusan dunia yang harus dikembalikan kepada ahlinya. Menurut kedokteran, plasenta adalah organ tubuh ibu hamil yang berfungsi sebagai saluran arus makanan untuk orok, ketika ia masih berada di dalam rahim. Manakala orok lahir, organ ini tidak diperlukan lagi dan biasanya keluar bersama bayi yang lahir. Hal ini dikarenakan fungsi yang harus dijalankan telah selesai dan… ...[Baca selengkapnya]..........

Mukmin Yang Kuat Lebih Baik Dan Lebih Dicintai Oleh Allâh Subhanahu wa Ta’ala

MUKMIN YANG KUAT LEBIH BAIK DAN LEBIH DICINTAI OLEH ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حَفِظَهُ الله تَعَالَى عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ، اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang… ...[Baca selengkapnya]..........