Hukum Boneka

Kita sudah mengetahui hukum patung sebelumnya. Lantas bagaimana dengan hukum boneka untuk mainan anak-anak? Kebanyakan ulama -dari Malikiyah, Syafi’iyah dan Hambali- berpendapat bahwa diharamkan membuat gambar dan patung kecuali untuk boneka (mainan anak-anak). Al Qodhi ‘Iyadh menukil akan kebolehan tersebut dan ia katakan bahwa ini adalah pendapat mayoritas ulama. Begitu pula Imam Nawawi mengikuti pendapat ini dalam Syarh Muslim. Beliau rahimahullah berkata bahwa dikecualikan dari larangan gambar atau patung yaitu jika dimaksudkan untuk boneka anak-anak karena ada dalil yang menunjukkan keringanan hal ini. Kebolehan di sini terserah mainan tersebut dalam bentuk manusia atau hewan, baik berbentuk tiga dimensi ataukah tidak,… ...[Baca selengkapnya]..........

Metode Bijak Memperbaiki Aib

METODE BIJAK MERPERBAIKI AIB Oleh Syaikh Abdul Bâri ats-Tsubaiti hafizhahullâh Ada suatu kalimat yang sangat berharga, yaitu “semoga Allâh merahmati orang yang menunjukkan kepadaku kesalahanku”. Ungkapan agung yang memiliki banyak makna mulia ini diucapkan oleh Umar bin Abdul Aziz. Sebuah ungkapan yang mudah diucap namun sulit untuk dipraktikkan kecuali oleh mereka yang memiliki jiwa besar, kokoh, hati yang suci, dan tawadhu`, yang mampu dan siap menerima serta menyadari aib yang ada pada dirinya, menghadapinya dengan tegar, dan kemudian fokus pada usaha untuk selalu memperbaikinya. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ… ...[Baca selengkapnya]..........

Jual Beli Yang Langka Di Dunia

Jual Beli Yang Langka di Dunia عَنْ قَيْسٍ عَنْ جَرِيرٍ قَالَ بَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَلَى إِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالنُّصْحِ لِكُلِّ مُسْلِمٍ. Dari Qois, dari Jarir, beliau mengatakan, “Aku berbaiat kepada Nabi untuk menegakkan shalat, membayar zakat dan menghendaki kebaikan untuk setiap muslim” [HR Muslim no 208]. Ada contoh praktek luar biasa yang diberikan oleh shahabat Nabi, Jarir untuk menerapkan pesan Nabi di atas. رَوَاهَا الْحَافِظ أَبُو الْقَاسِم الطَّبَرَانِيُّ بِإِسْنَادِهِ . اِخْتِصَارُهَا : أَنَّ جَرِيرًا أَمَرَ مَوْلَاهُ أَنْ يَشْتَرِيَ لَهُ فَرَسًا فَاشْتَرَى لَهُ فَرَسًا بِثَلَثِمِائَةِ دِرْهَم ، وَجَاءَ بِهِ وَبِصَاحِبِهِ لِيَنْقُدَهُ الثَّمَنَ ، فَقَالَ جَرِير لِصَاحِبِ… ...[Baca selengkapnya]..........

Garansi Haram

Sengitnya persaingan bisnis membuat konsumen dan distributor mengupayakan berbagai macam strategi untuk menarik minat konsumen. Di antara strategi penjualan yang cukup berhasil membuat konsumen jatuh hati adalah garansi barang. Garansi berupa jaminan atau tanggungan kerusakan dalam periode terntentu juga mengesankan kualitas barang tersebut. Sebenarnya bagaimana hukum garansi ini dalam tinjauan perniagaan Islami. Garansi barang ada dua macam:Pertama, biaya garansi dan harga jual barang berbeda misalnya HP tanpa garansi harganya satu juta, sedangkan jika dengan garansi harga barang menjadi satu juta dua ratus ribu. Dua ratus ribu dalam hal ini adalah uang untuk biaya servis yang tidak jelas, boleh jadi barang… ...[Baca selengkapnya]..........

Puasa Syawal: Benarkah Disyariatkan ???

(Studi Kritis Hadits Nabi) disusun oleh: Abu Ubaidah Yusuf bin Mokhtar As-Sidawi Termasuk rahmat Allah kepada para hambaNya, Dia menjadikan amalan sunnah pada setiap jenis amalan wajib, seperti shalat, ada yang wajib ada yang sunnah, demikian pula puasa, shodaqoh, haji dan lain sebagainya. Ketahuilah wahai saudaraku seiman –semoga Allah merahamtimu- bahwa adanya amalan-amalan sunnah tersebut memiliki beberapa faedah bagi umat manusia: Menyempurnakan kekurangan pada amalan wajib, sebab bagaimanapun seorang telah berusaha agar ibadah wajibnya sempurna semaksimal mungkin namun tidak luput dari kekurangan. Di sinilah peran amalan sunnah untuk menutup lubang-lubang tersebut. Menambah pahala disebabkan bertambahnya amal shaleh Menggapai kecintaan Allah… ...[Baca selengkapnya]..........

Tragedi dan Teror di Andalusia

Sejak tahun 2001 kata teroris dan terorisme benar-benar menjadi hot topik yang tidak pernah habis untuk dibicarakan, bahkan isu ini terus meluas dan berkembang. Terorisme sebagai ideologi yang memberikan ketakutan, merusak keamanan, dan menghilangkan nyawa sebenarnya bukanlah hal baru dalam sejarah umat manusia. Setiap agama dan kepercayaan seperti Yahudi, Kristen, Hindu, dan Budha atau selainnya memiliki sejarah teror yang terekam dalam catatan sejarah. Kalau Yahudi terekam kekejaman mereka di antaranya melalui peristiwa Nakba Palestina, maka orang-orang Kristen juga banyak melakukan kekejaman dan pembantaian terhadap umat lainnya, di antaranya umat Islam di Andalusia. Sebelum lebih jauh bertutur, penulis mengajak para pembaca… ...[Baca selengkapnya]..........

Mengkhususkan Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan

Tidaklah tepat ada yang meyakini bahwa menjelang bulan Ramadhan adalah waktu utama untuk menziarahi kubur orang tua atau kerabat (yang dikenal dengan “nyadran”). Kita boleh setiap saat melakukan ziarah kubur agar hati kita semakin lembut karena mengingat kematian. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, زُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الآخِرَةَ “Lakukanlah ziarah kubur karena hal itu lebih mengingatkan kalian pada akhirat (kematian).” (HR. Muslim no. 976, Ibnu Majah no. 1569, dan Ahmad 1: 145). Namun masalahnya adalah jika seseorang mengkhususkan ziarah kubur pada waktu tertentu dan meyakini bahwa menjelang Ramadhan adalah waktu utama untuk nyadran atau nyekar. Ini sungguh suatu kekeliruan… ...[Baca selengkapnya]..........

Shalat Malam dalam Keadaan Ngantuk

Seringkali kita melakukan shalat malam dalam keadaan ngantuk. Apa baiknya jika dalam keadaan capek dan ngantuk, kita memilih istirahat ataukah melanjutkan shalat malam (shalat tahajud)? Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِذَا نَعَسَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ يُصَلِّى فَلْيَرْقُدْ حَتَّى يَذْهَبَ عَنْهُ النَّوْمُ ، فَإِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى وَهُوَ نَاعِسٌ لاَ يَدْرِى لَعَلَّهُ يَسْتَغْفِرُ فَيَسُبَّ نَفْسَهُ “Jika salah seorang di antara kalian dalam keadaan mengantuk dalam shalatnya, hendaklah ia tidur terlebih dahulu hingga hilang ngantuknya. Karena jika salah seorang di antara kalian tetap shalat, sedangkan ia dalam keadaan mengantuk, ia tidak akan tahu, mungkin ia… ...[Baca selengkapnya]..........

Tanya Jawab: Usaha Properti

Saya bergerak di bidang usaha properti (developer, jual-beli). Dalam menjalankan usaha ini, saya berusaha melakukan transaksi dengan sedikit, atau bahkan, tanpa uang muka. Misalnya, Tuan A memiliki tanah senilai 1 Milyar, selanjutnya, dengan perjanjian yang disepakati, saya akan melunasinya dalam jangka waktu tertentu (misalnya, tiga bulan). Selama jangka waktu tersebut, saya berusaha menjual kembali, tentunya dengan keuntungan dan sertifikat masih di tangan Tuan A. Pertanyaan: 1. Apakah transaksi tersebut termasuk menyelisihi hadits, yang intinya: jangan menjual barang yang belum menjadi milik penjual?2. Apabila saya berpegangan pada hadits yang diriwayatkan ‘Aisyah, yang intinya: membeli barang dengan pembayaran terutang hingga batas waktu… ...[Baca selengkapnya]..........

Hukum-hukum Umum Seputar Akad Jual-beli

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya. Akad jual beli telah menjadi sarana pertukaran barang antara penjual dan pembeli. Penjual mendapatkan uang pembayaran dan pembeli mendapatkan barang. Sebagai konsekuensinya, penjual dapat memanfaatkan uang hasil penjualannya, dan sebaliknya pembeli dapat memanfaatkan barang pembeliannya. Demikianlah ketentuan asal pada setiap akad jual beli. Akan tetapi, ada beberapa poin penting yang seyogyanya Anda ketahui sebelum Anda memanfaatkan barang pembelian Anda. Dengan demikian, diharapkan Anda dapat bertindak sesuai dengan kewenangan Anda tanpa melanggar aturan dan hukum syariat berikut saya akan menyebutkan beberapa ketentuan penting yang harus dipindahkan oleh pembeli.… ...[Baca selengkapnya]..........