Ternyata Ada Sahabat Nabi dari Indonesia !!! (Fenomena Guru Ijai Al-Banjari dan Habib Munzir)

(Fenomena Guru Ijai Al-Banjari dan Habib Munzir) Definisi sahabat –sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Hajar al-‘Asqolaani (seorang ulama besar madzhab Syafi’i) adalah : Orang yang bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan beriman kepadanya dan meninggal dalam keadaan beriman kepadanya pula. Karenanya barang siapa yang –setelah wafatnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam- masih bisa bertemu dengan Nabi dalam keadaan terjaga (tidak tidur) maka ia adalah termasuk jajaran para sahabat. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Al-Hafiz Ibnu Hajar rahimahullah. Beliau berkata :  ونُقِلَ عن جماعة من الصالحين أنهم رأوا النبي صلى الله عليه وسلم في المنام ثم رأوه بعد ذلك… ...[Baca selengkapnya]..........

Begini Lho Cara Menasehati Pemerintah, Bukan Dengan Reformasi, Demonstrasi , Sehingga Tidak Mati Konyol Walaupun Digelari Sebagai Pahlawan

Bagaimana Menasehati Penguasa? assalamu’alaykum.. ustadz, benarkah yg disebutkan dlm link ini:http://www.islamedia.web.id/2011/02/bagaimana-hukum-menggulingkan.html bahwa banyak dari ulama salaf yg menyebutkan keburukan penguasa di depan khalayak ramai?? jazakallahukhayran atas jawaban antum^^.. Abu Hudzaifah Al Atsary 11 Februari 2011 at 7:59 am Wa’alaikumussalaam… Apa yg dilakukan oleh sejumlah ulama salaf tersebut adalah salah satu bentuk amar ma’ruf nahi munkar. Mereka mengingkari kemunkaran yg dilakukan oleh sebagian penguasa, namun tidak merongrong kekuasaan mereka, ini bedanya. Dan mereka melakukannya di depan penguasa, bukan di belakangnya (spt yg dilakukan oleh harokiyyin dan takfiriyyin), kalau amar ma’ruf tadi disampaikan di depan penguasa dengan tujuan nasehat dan hisbah, maka… ...[Baca selengkapnya]..........

Saya Isbal, Karena Abu Bakar Juga Isbal.. Mari kita Buktikan, Betulkah Abu Bakar Sengaja ISBAL?.. Beliau Tidak Isbal..!

Abu Bakr Berpakaian Isbal Kenapa engkau tidak mengangkat celanamu saja dari menutupi mata kaki? Ia pun menjawab, “Abu Bakr saja masih berpakaian isbal!” Disebutkan dalam Shahih Bukhari, عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ – رضى الله عنهما – قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ خُيَلاَءَ لَمْ يَنْظُرِ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ » . فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ إِنَّ أَحَدَ شِقَّىْ ثَوْبِى يَسْتَرْخِى إِلاَّ أَنْ أَتَعَاهَدَ ذَلِكَ مِنْهُ .فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « إِنَّكَ لَسْتَ تَصْنَعُ ذَلِكَ خُيَلاَءَ » Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu… ...[Baca selengkapnya]..........

Apakah Pemerintahan Yang Disebut Oleh Rasulullah Hanya Khilafah Saja? Ternyata Kerajaan Juga Disebutkan..

Khilafah vs Kerajaan (Lagi) Khilafah runtuh tahun 1924, setelah itu yang ada hanyalah kerajaan. Itu bukan kata ulama yang pernah saya dengar, akan tetapi kata teman saya dari Hizbut-Tahriir. Diskusi dengan tema ini adalah diskusi klasik yang telah beberapa kali saya lakukan dengan mereka. Berikut beberapa paragraf kalimat yang pernah saya tulis saat ‘berbincang’ dengan mereka. Para ulama dalam membedakan hal ini (khilafah dan kerajaan) berdasarkan oleh beberapa hadits diantaranya : 1. Hadits Hudzaifah bin Yamanradliyallaahu ‘anhu: تكون النبوة فيكم ما شاء الله أن تكون , ثم يرفعها الله إذا شاء أن يرفعها ثم تكون خلافة على منهاج النبوة ,… ...[Baca selengkapnya]..........

Haruskah Masjid Digembok ketika Malam Hari?

Pertanyaan: Apakah masjid-masjid di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dikunci pada malam hari dan kaum muslimin yang datang untuk berkunjung ke tempat-tempat suci itu keluar dari sana serta tidur di sekitar beranda-beranda masjid? Jawaban: Di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sepengetahuan kami, masjid-masjid tidak dikunci dan waktu itu belum diberi karpet. Orang-orang pada waktu itu pun takut kepada Allah untuk merusak dan mengotori masjid-masjid. Ketika masjid-masjid mulai diberi karpet dan ada di dalamnya sesuatu yang dikuatirkan akan dicuri serta makin banyak orang-orang yang kurang berakal hingga terjadi oleh sebagian mereka pengrusakan masjid, maka boleh bagi pemerintah mengunci masjid-masjid… ...[Baca selengkapnya]..........

Syarat untuk Menjadi Dai dan Menyebarkan Dakwah Islam

Ketika menjelaskan kitab Taisir Al ‘Aziz Al Hamid karya Syaikh Sulaiman bin Abdillah bin Muhammad bin Abdil Wahhab, Syaikh Abdul Azin bin Abdillah bin Baz rahimahullahu ta’ala mengatakan:   Dan ini jelas.   قُلْ هَـذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَاْ وَمَنِ اتَّبَعَنِي “Katakan, ‘Inilah jalanku yang aku berdakwah kepada Allah di atas bashirah. Aku dan orang-orang yang mengikutiku’.” (QS. Yusuf: 108)   Maka, jalan Allah yang itu jalan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah berdakwah kepada Allah dengan ilmu dan hidayah, sehingga jalan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang Allah firmankan di dalamnya,   قُلْ هَـذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللّهِ “Katakan, ‘Inilah… ...[Baca selengkapnya]..........

Karena Azannya Meragukan, Makannya Terus

Pertanyaan: Apakah boleh terus santap sahur, sedangkan muazzin telah mengumandangkan azan, atau berhenti? Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullahu ta’ala menjawab: Ini mesti dirinci. Jika muazzin azan untuk masuknya shalat Subuh, dan engkau tahu itu azan Subuh, maka wajib bagimu untuk berhenti dan menahan diri, karena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, لَا يَمْنَعُنَّكُمْ أَذَانُ بِلاَلٍ مِنْ سُحُوْرِكُمْ ، فَإِنَّهُ يُؤَذِّنُ مِنْ لَيْلٍ ، فَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتَّى يُنَادِي ابْنُ أُمِّ مَكْتُوْمٍ “Jangan hentikan sahur-sahur kalian karena azan Bilal. Sebab ia azan ketika masih malam.[1] Maka, makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan azan.[2]” Dan yang [menjadi] dasar dalam… ...[Baca selengkapnya]..........

Hukum Memanggil Istri dengan UMMI” dan “UKHTI””

Pertanyaan: Apakah boleh bagi seorang laki-laki untuk memanggil istrinya “Ya Ukhti [Wahai saudariku]” atau “Ya Ummi [Wahai ibuku]” dengan tujuan untuk mesra saja?   Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullahu ta’ala pun menjawab: Ya. Boleh baginya untuk memanggil istrinya, “Ya Ukhti ” atau “Ya Ummi” dan kata-kata semisal itu yang mendatangkan sayang dan cinta, meskipun sebagian ulama memakruhkan seorang laki-laki memanggil istrinya dengan kata-kata seperti itu. Akan tetapi, tidak ada sisi kemakruhannya. Sebab amalan-amalan itu tergantung pada niat-niatnya. Dan laki-laki tersebut tidak meniatkan dengan kata-kata tersebut bahwa [wanita] itu saudara perempuannya yang haram dinikahi dan mahramnya. Ia melakukan itu semata-mata… ...[Baca selengkapnya]..........

Peristiwa-Peristiwa Penting yang Terjadi pada Tahun Kesembilan Hijriah

Dalam kitab Amali fi As Sirah An Nabawiyyah, Al Hafizh Ibnu Ahmad Al Hakami rahimahullah menulis, Pertanyaan: Apa saja perang yang terjadi pada tahun kesembilan hijriah? Jawaban: Terjadi di bulan Rajab di tahun ini Perang Tabuk, yaitu Perang Al Usrah. Utsman bin Affan menyumbang untuk perang ini 300 ekor unta dengan kain-kain pelana dan pelana-pelananya [juga]. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjuk Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu sebagai pemimpin di Madinah. Dalam perang ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat perjanjian damai dengan penduduk Ailah, Adzruh, dan Ukaidir Dumah. Beliau pulang dari Tabuk setelah 20 hari tinggal di sana.… ...[Baca selengkapnya]..........

Menyemir Rambut Dengan Warna Hitam, Itu HARAM Hukumnya, Lalu Warna Apa Yang Dibolehkan?

Bolehkah Menyemir Rambut dengan Warna Hitam? Dreamstime image id 15188641 Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Bagi yang sudah berusia senja atau mungkin saja masih muda tapi sudah beruban, sangat ingin sekali merubah warna rambutnya yang telah memutih dengan warna hitam. Inilah tanda ketidaksabaran dari sebagian orang dengan warna rambutnya itu. Namun bagaimanakah tuntunan Islam dalam hal ini? Bolehkah mewarnai rambut dengan warna hitam? Tulisan ini sebenarnya telah kami bahas dalam posting yang sudah lama kami muat di web ini. Silakan lihat di . Jadi tulisan ini hanya kembali… ...[Baca selengkapnya]..........

Apa kata quraisy syihab tentang jilbab?

Menjelaskan tentang jilbab berbelit-belit, padahal mudah, dan tidak ada perselisihan pendapat dikalangan ulama tentang wajibnya jilbab. Bahkan Alquran yang memerintahkannya, Pandainya orang ini mempelesetkan dalil-dalil tentang jilbab, padahal dia katanya ahli tafsir, Innalillahi wa inna ilaihi raji’uun… , dan bandingkan dengan komentar dai syiah diatas ———- Sumber: Asli Bumiayu – www.aslibumiayu.net – Sabtu,28 Juli 2012/9 Ramadhan 1433H… ...[Baca selengkapnya]..........

Kitab Kitab Penting bagi Para Penuntut Ilmu dalam Bidang Tafsir, Hadits, Fikih, dan Bahasa Arab

Pertanyaan: Apa saja kitab-kitab penting bagi penuntut ilmu—setelah kitab Allah ‘azza wa jalla—dalam bidang tafsir, hadits, fikih, dan bahasa Arab? Demikian. Dan semoga Allah menjaga dan melindungi Anda. Aamiin. Jawaban: Termasuk kitab-kitab penting dalam bidang tafsir: tafsir Ibnu Jarir Ath Thabari, tafsir Al Baghawi, tafsir Ibnu Katsir. Dalam bidang hadits: Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al Asqalani—syarh [Shahih] Al Bukhari, syarh [penjelasan] An Nawawi terhadap Shahih Muslim. Dalam bidang fikih: Al Majmu’ karya An Nawawi yang mengurai kitab Al Muhadzdzab karya Asy Syairazi, kitab Al Mughni karya Ibnu Qudamah, dan kitab Al Umm karya Asy Syafi’i. Dalam bidang bahasa Arab:… ...[Baca selengkapnya]..........

Sudah Menikah Lalu Berzina Dengan Selingkuhannya Dan Tidak Tobat, Itu Bagaikan Bangkai Busuk Berkeliaran, Karena Seharusnya Dia Sudah Dirajam Hingga Mati Dan Membusuk Dimakan Belatung Tanah

Selingkuh, Perbuatan Keji Yang Merebak Di Masyarakat Penanya : Akhwat Bismillahirrahmaanirrahiim… Yang mau saya tanyakan adalah tentang bahayanya perselingkuhan yang saat ini begitu marak bahkan jd fenomena tersendiri di kalangan umat islam terutama dikantoran, sehingga sudah tidak menjadi tabu lagi hal ini terjadi..mohon jawabannya…??????? ??????? Jawab : Di sini kami akan meninjau perselingkuhan dari beberapa sisi: 1. Sisi fitrah: Fitrah yang lurus akan mengingkari perselingkuhan, Pertama: dari sisi pengkhianatan dalam hubungan rumah tangga. Kedua:orang yang berselingkuh tidak akan ridho jika keluarganya dikhianati dan menjadi korban perselingkuhan. 2. Dari sisi Islam: Perselingkuhan adalah jalan menuju perzinahan dan ini terlarang, Allah ta’ala… ...[Baca selengkapnya]..........